Tag Archives: music

Dijual: Aksesoris dan Alat Musik, Perlengkapan Studio Musik

19 May

Berikut ini ada update barang2 yg mau saya jual (Harga-harga sudah NETT untuk COD di Jakarta. Belum termasuk biaya pengiriman dengan JNE / GrabExpress). Bila berminat, hubungi saya di 08568501466 (Whatsapp atau SMS)

Alat Musik:

Roland SH-201 synthesizer + custom gig bag (tebal, aman, nyaman) + adaptor original – Rp 3.800.000

 

Selmer Signet alto sax + Selmer Goldentone mouthpiece + H.Couf Special mouthpiece + Rico reeds (2pcs) + Rico neckstrap – Rp 6.800.000

Conn Pan American + Conn Precision mouthpiece + Jupiter Germany mouthpiece + Rico reeds (2pcs) + Rico neckstrap + hardcase – Rp 5.000.000

Dolnet France clarinet + Yamaha Custom mouthpiece + Rico Royal mouthpiece + hardcase – Rp 3.800.000

IMG_20150519_125242

Yamaha BB 414 vintage white – Rp 2.700.000

.

 

 

 

Advertisements

Jamming at Fatback, FX Senayan

24 Nov

Jum’at lalu (21 November 2014), saya jamming (nimbrung main :p ) dengan Tanya Ditaputri (guitar, vocal) dan Panji Baskoro (cajon) di kafe Fatback di FX, Senayan. Di waktu-waktu senggang, jamming seperti ini sehat dan menyegarkan 🙂

 

Berikut ini ada cuplikan video beberapa lagu yang kami mainkan Jum’at kemarin:

 

 

 

 

 

It’s fun, thank’s to Tanya, Panji, and Fatback!

RAYA Combo – Summer Cool Group!

11 Nov

Beberapa bulan lalu, saya mengikuti program Bali Jazz Summer School di Bali (3-8 Agustus 2014). Acara yang seru untuk mengisi ilmu hehehe… Acara ini agak minim promosinya, jadi banyak teman2 yang ternyata tidak tahu ada program ini. Berikut ini video cuplikan Agustus kemarin:

 

 

Bukan hanya menambah ilmu, tapi saya juga jadi tambah kenalan. Di antaranya Tedy Eka (vocal), Nasharizky Ersandy (sax), Christianlie Jery (piano).  Sekembalinya ke Jakarta, kami juga menjalankan project bareng yang dinamakan Summer Cool Group (update: sekarang RAYA Combo Band), dengan menambah beberapa personil lain. Ada 2 video demo kami yang sudah di-post di youtube:

 

 

 

Special thanks to the teachers, especially Ben van den Dungen and Frans van Geest! 🙂

 

 

 

Computer Music Production Workshop @ Indocomtech 2010

5 Nov

Dua hari yang lalu, tepatnya 3 November, gw pergi ke Indocomtech di JCC, Senayan. Kenapa rabu? Kenapa mesti pas hari pertama pameran bert?

Buat seru-seruan aja… he3 ga lah. Gw emang udah incar mau ikut Computer Music Production Workshop yang dibawain sama mas Agus Hardiman dari MusikTek untuk sesi Digital Music Recording dan DJ Romy dari 1945MF untuk Dance Music Production.

Dengan biaya registrasi 50.000, gw dapet :

– Makalah (materi Digital Music Recording… Mestinya sekalian sama materinya yg Dance Music donk he2)

– CD, yg begitu sampe rumah gw liat isinya adalah software2 (VST) yg mantap untuk mixing & mastering dari Agus Hardiman dan 2 MP3 dari DJ Romy.

– Makanan. Banyak lho… 1 kotak isinya ada roti goreng isi ayam, risoles, bolu kukus, dadar gulung, & aqua gelas.

– Workshop yg sangat mencerahkan.  #lebay

.


Yakk selamat kepada pemenang yang beruntung… yang telah ditandai pada foto di atas, memenangkan uang tunai sebesar…… Ga deh, ini foto yg menunjukkan keberadaan gw di acara ini. Yg lg ngomong di depan itu mas Agus. Ada yang tahu di manakah gw bisa menemukan foto2 pas sesinya DJ Romy? Yg ini gw ketemu di MusikTek . #pesertanarsis

Nah, yang penting sekarang, apa aja yang gw dapet dari workshop ini? O ya sebelumnya, gw tidak merasa gengsi untuk ikut workshop ini yang judulnya ditambahkan kata2 “for beginner” meskipun gw mulai kenalan  sama computer music dari sekitar tahun 2004/2005 gitu. Gw sadar, dalam proses pembelajaran gw dulu yg sebagian besar secara otodidak mungkin ada hal-hal kecil yang terlewat. Hal-hal kecil (yg mungkin ga disadari) yang bisa menghambat gw untuk terus berkembang.

Ternyata, gw agak kecewa…… dengan PENAMAAN acara ini. “For Beginner” menurut gw kurang catchy dan bisa memicu orang untuk merasa sok tahu. “Ah, gw kan uda tau”  “Materinya paling gitu2 aja”. Jadinya kurang ngejual gitu. Padahal, banyak yang gw dapetin di workshop ini. Sangat mencerahkan & inspiratif. Gw ngeliat tampang2 peserta yg seperti mengharapkan sesi2 ini bisa lebih panjang waktunya dan lebih dalam materinya.

Satu hal lagi, informasi mengenai lokasi acara agak kurang. I mean.. okay, Boardroom 6. DI MANA itu? Kan ga semua orang ngerti dalemnya JCC. Uda gitu lorongnya sempet ditutup pintu gede, justru mendekati waktu mulai acara. Papan petunjuk pun ada yang salah. Ada yang mengarah ke boardroom 1-3. Ga heran, dia awal2 mas Agus sempat tanya, “Tadi saya dengar banyak yg tersesat ya?….. Saya juga, he3”.

Ok, hal-hal yg menarik yg gw dapatkan di sini :

sesi 1

Mas Agus cerita banyak dan dengan cukup perlahan (mestinya tambahin waktu, supayabagian ‘Mixing’ bisa dibahas leih banyak he2), di antaranya :

1. Proses rekaman “Bukan Milikmu Lagi” – Agnes Monica yang dia tangani, yg meraih AMI award di 2006. Sampe dibuka file Cubase-nya, keliatan track2 instrumen dan vokalnya. Dikasih denger juga vokal Agnes yg masih “kering”, belum diolah/poles lagi. Juga bagaimana dia mengaransemen lagu itu setelah dikasih mentahan dari songwriter.

2. Bagaimana dia sekarang banyak bekerja dengan laptopnya (Sony VAIO – tanpa maksud beriklan) karena performanya yang bahkan lebih baik dari komputer desktop-nya.

3. Pengenalan DAW, MIDI (termasuk meng-edit permainan MIDI), virtual instrument. Juga cerita bagaimana dia melakukan sampling terhadap Angklung sebanyak 3 oktaf untuk salah satu proyek musiknya.

4. Audio Recording. Ini bagian yang seru. Ada cara cari level yg optimal untuk recording, sampling bit & sample rate, perbedaan jenis dan karakter mic, membuang/memotong noise (misal ketika vokalis sedang ga nyanyi, kan keliatan wave-nya tuh kyk garis aja. Itu jg mengandung noise, mesti dipotong. juga bunyi nafas yang tidak ‘musical’.), memperbaiki nada fals, “efek saykoji”, dll… Mixing dan audio mixdown kurang sempat dibahas.

sesi 2

Di sini, DJ Romy dan teman2nya dari 1945MF seperti “menggebrak”. Pertama, set-up untuk workshop yg jelas lebih kompleks dari mas Agus (yang banyak bertanya di sesi ini).

Mas Agus : laptop, controller keyboard, soundcard.

DJ Romy : iMac (ya, bukan “cuma” Macbook. langsung iMac), soundcard, dengan keyboard Korg M3 – yg ternyata “cuma” dipake buat controller. Belakangan dia ngaku kalo dia emang di-endorse sama Korg.

Setup seperti ini jelas lebih membutuhkan waktu untuk mempersiapkannya.

O ya, gw tertarik dengan musik2 elektronik seperti ini waktu dulu demen nonton O-Channel (terutama acara Recommendation), di mana musik2 latar di acara2 dan iklannya sebagian besar dengan musik elektronik. Ini juga yang menarik gw untuk memelajari computer music. Terus, apa aja yg diceritain DJ Romy di sesi ini? Beberapa :

1. Dia dan temannya kasih denger beberapa lagu (ada juga yang pake video clip) dance music dan cara mereka memproduksinya (bagaimana sound bass drum, bassline, synthesizer yang enak untuk dance music… juga efek2).

2. Bahwa meskipun dia menggunakan loop2 dari library, untuk synthesizer biasanya dia mainkan sendiri.

3. Bahwa untuk live, meskipun main dengan band, sebagian besar sound sudah tinggal play dari laptop. Hanya dia tambah2kan sedikit dengan hardware synth.

4. Dalam rekaman, dia menggunakan softsynth. Hardware dipakai saat live.

5. Perbedaan genre2 dance music.

6. Distribusi lagu-lagu dance music, juga bagaimana jenis musik ini lebih diapresiasi dengan baik di luar negeri daripada di sini.

7. Perkiraan keuntungan distribusi di online store luar negeri.

8. Bahwa dia dulu “anak band” (bahkan satu band dengan mas Agus), trus pas studi di London dia suka clubbing dan akhirnya jadi tertarik dengan dance music.

.

.

Ada teman2 yg kemaren ikut workshop ini dan mau nambahin cerita? di-comment yah….